Fakta Rafflesia Arnoldi Yang Jarang Diketahui Orang

Rafflesia Arnoldi merupakan sebuah tanaman parasite yang biasanya tumbuh di hutan. Bunga ini memiliki ukuran yang sangat mekar sehingga membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mekar.

Di Januari 1993, Pemerintah di Indonesia menetapkan bunga Rafflesia Arnoldi sebagai salah satu Bunga Nasional Indonesia. Tanggal penetapannya pun dirayakan setiap tahun sebagai Hari Bunga Nasional pada 9 Januari.

Fakta Unik Rafflesia Arnoldi Yang Harus Kamu Tahu

Fakta Unik Rafflesia Arnoldi Yang Harus Kamu Tahu

Sebagai salah satu bunga yang oaling langka di dunia, Rafflesia Arnoldi tentu saja memiliki banyak sekali fakta menarik yang sayang jika dilewatkan.

Lalu, apa saja fakta menarik tersebut? yuk simak di bawah ini.

1.Asal Nama dan Jenis Varietas

Asal Nama dan Jenis Varietas

Jurnal yang ditulis oleh Louis Auguste Deaschamp menginspirasi Sir Thomas Stamford Bingley Raffles dan Dr James Arnold untuk melakukan ekspedisi di wilayah Nusantara.

Di tahun 1818, dalam ekspedisinya, kedua orang tersebut menemukan bunga berukuran besar itu. Tak lama kemudian, Dr James Arnold meninggal dunia karena demam yang dideritanya.

Demi menghormati jasanya, bunga tersebut dinamakan Rafflesia Arnoldi. Bunga ini sendiri memiliki setidaknya 2 varietas yang banyak ditemukan di wilayah Indonesia, yaitu R. Arnoldi var. Arnoldi, dan R. Arnoldi var. Atjehensis.

Perbedaan yang paling mencolok di antara keduanya adalah ketiadaan bagian Ramenta pada varietas R. Arnoldi var. Atjehensis.

2.Memiliki Buah & Beraroma Busuk

Memiliki Buah & Beraroma Busuk

Saat proses penyerbukan yang dilakukan lalat berhasil, bunga Rafflesia Arnoldi akan bereproduksi dengan cara berbuah.

Biasanya, buah bunga ini memiliki ukuran rata-rata 12 – 15 cm dengan bentuknya yang bulat. Tikus hutan dan tupai termasuk hewan yang menyukai buah dari Rafflesia Arnoldi ini karena memiliki banyak biji.

Hewan-hewan inilah yang berperan menyebarkan bunga ini ke berbagai wilayah di hutan. Rafflesia Arnoldi memiliki aroma yang sangat menyengat dan berbau busuk.

Itulah sebabnya bunga ini juga dikenal dengan sebutan bunga bangkai. Namun, karena bau inilah Rafflesia Arnoldi bisa mengundang lalat untuk datang dan membantu penyerbukannya.

Bau busuk yang dikeluarkannya lebih membuat lalat yang tertarik dibanding serangga lainnya seperti kupu-kupu atau lebah.

3.Bunga Terbesar di Dunia dan Termasuk Tumbuhan Langka

Bunga Terbesar di Dunia dan Termasuk Tumbuhan Langka

Bunga ini dinobatkan sebagai bunga tunggal dengan ukuran paling besar di dunia. Rafflesia Arnoldi terbesar yang pernah tercatat memiliki berat mencapai 11 Kg dengan diameter 105 cm.

Sedangkan ketebalan lobusnya sekitar 1 inci. Sementara itu, kuncup bunga Rafflesia Arnoldi saat belum mekar, tercatat pernah ada yang berukuran 43 Cm.

Pembuahan Rafflesia Arnoldi juga tergolong langka karena peluang lalat hingga di atas bunga ini untuk membantu proses reproduksinya cukup kecil.

Karena itulah, International Union for Conservation of Nature (IUCN) mengklasifikasikan Rafflesia Arnoldi sebagai tumbuhan “sangat terancam punah”.

Selain itu, faktor lain yang membuat tumbuhan ini semakin langka adalah berkurangnya hutan di Indonesia akibat aktivitas manusia.

4.Tidak Memiliki Batang, Daun, dan Akar

Tidak Memiliki Batang, Daun, dan Akar

Sebagai tumbuhan parasite, tidak aneh kalau bunga Rafflesia Arnoldi tidak memiliki batang, daun, serta akar.

Satu-satunya akar yang dimilikinya adalah akar semu untuk menempel di tumbuhan lain. Selain untuk menempel, akar semu itu juga berperan untuk menyerap makanan dari tumbuhan inangnya, tempat bunga ini menumpang.

Itulah berbagai fakta menarik yang bisa kalian dapatkan dari bunga Rafflesia Arnoldi. Semoga artikel ini dapat berguna serta bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan kalian.

Related Post