MEDIA TANAM YANG BAIK DILAKUKAN PADA TEKNIK HIDROPONIK

Dijaman sekarang ini, bercocok tanam sudah menjadi hobi untuk sebagian orang. Pada dasarnya mereka menyukai tanaman yang berujung jadi mulai mencoba untuk bercocok tanam sendiri. Karena hampir setahun ini, kita lebih banyak beraktivitas dirumah, gak ada salahnya untuk mencoba hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Apalagi hal tersebut bisa menjadi pengalaman yang sangat seru, itung-itung membantu menghilangkan stress.

Banyak teknik yang bisa dicoba dalam bercocok tanam, salah satunya yang banyak orang penasaran adalah teknik hidroponik. Karena teknik ini tidak menggunakan media tanah, melainkan hanya menggunakan air yang sudah bercampur dengan nutrisi. Sehingga bagi kamu yang gak punya lahan luas tetap bisa berkebun.

Teknik ini gak melulu harus menggunakan Situs Slot Gampang Menang air saja loh, tapi ada beberapa media lain yang bisa menjadi sumber nutrisi. Tentunya dengan harga yang murah dan mudah dicari. Apa saja ya kira-kira?

1.Spons

Spons

Spons salah satu media tanam yang sangat efektif untuk membantu pertumbuhan karena sifatnya yang mudah menyerap air. Bobotnya yang ringan, bisa ditambahkan air agar menjadi lebih berat dan juga bisa membantu tanaman lebih tegak. Harganya yang murah, spons ini pun mudah dicari. Sayangnya media ini terlalu ringan sehingga sulit untuk menopang akar yang kaku.

2.Sabut Kelapa

Sabut Kelapa

Cocopeat atau yang lebih dikenal dengan serbuk sabut kelapa ini bisa menyampung air yang lebih banyak. Tak hanya itu, didalam sabut kelapa sudah terkandung nutrisi yang baik bagi tanaman seperti kalium, fosfor, magnesium dan natrium. Dibalik itu, sabut kepala ini kurang bisa mengalirkan air dengan maksimal karena penyebaran airnya tidak merata. Namun hal ini dapat diatasi dengan cara menambahkan media lain untuk bisa membantu dalam penyebaran air.

3.Rockwool

Rockwool

Rockwool menjadi media yang cukup terkenal pada teknik menanam hidroponik. Bisa dibilang, rockwool mirip seperti busa namun terbuat dari kumpulan serat yang lebih rapat. Media ini juga mudah di cari da juga ramah lingkungan karena sudah bisa dipakai dari mulai penyemainan sampai panen nanti. Jadi kamu gak sudah reot untuk menggantinya bila ukuran tanaman sudah mulai membesar, panen langsung dari rockwoll pun sudah bisa. Sayangnya, media ini kurang kuat untuk menopang tanaman yang berat seperti tomat dan cabai.

4.Arang Sekam

Arang Sekam

Arang sekam merupakan media yang dibuat dari sekam padi yang dibakar. Bobotnya yang ringan biasanya disukai oleh masyarakat dan juga tanaman bisa tumbuh dengan bebas. Arang sekam pun bisa menjaga kelembapan tanaman dan juga bisa menghindari tanaman dari penyakit atau hama. Sayangnya, media tanam yang sudah ini hanya bisa dipakai sekali saja karena sifatnya yang cepat melapuk. Arang sekam juga tak disarankan untuk menanam tanaman yang besar, karena kurang bisa menopang dengan baik.

5.Kerikil

Kerikil

Kerikil merupakan media tanam yang baik untuk teknik hidroponik karena bisa melancarkan tertumbuhan akar karena terdapat ruang yang lebih luas. Sayangnya kekurangan media ini tak bisa mengikat air, sehingga kamu harus selalu menyiram secara berkala agar tak cepat kering. Jika kamu tetap ingin pake kerikil, bisa diatasi dengan pakai kerikil sintetis lebih bisa mengikat air.

Jadi alangkah baiknya sebelum mencoba teknik ini, kenali dulu kelebihan dan kekurangan setiap media tanamnya. Meskipun ini cocok digunakan untuk pemula, tapi tetap harus tau bagaimana perawatannya. Sehingga tanaman yang dihasilkan pun bisa tumbuh secara optimal. Semoga membant

Related Post